SuaraKalbar.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pontianak menggencarkan patroli malam selama sepekan terakhir sebagai bagian dari penegakan aturan jam malam bagi anak-anak dan remaja di bawah usia 17 tahun.
Hasilnya, sebanyak 103 pelajar terjaring dalam operasi yang digelar di berbagai titik rawan aktivitas malam.
Operasi tersebut merupakan implementasi dari Peraturan Wali Kota (Perwa) Pontianak yang bertujuan menjaga ketertiban umum serta mencegah potensi kenakalan remaja.
Kebijakan ini menyusul meningkatnya kekhawatiran masyarakat atas maraknya aksi tawuran bersenjata tajam yang melibatkan pelajar dan remaja di bawah umur.
Kepala Satpol PP Kota Pontianak, Ahmad Sudiantoro, mengungkapkan bahwa sasaran razia meliputi tempat-tempat hiburan, taman kota, dan area publik lainnya yang sering menjadi lokasi berkumpulnya anak-anak pada malam hari.
“Total ada 103 anak yang kami data. Mereka masih berstatus pelajar dan berusia di bawah 18 tahun,” ujar Toro, Rabu, 18 Juni 2025.
Toro menjelaskan, pendekatan yang digunakan dalam penertiban ini bersifat persuasif dan edukatif.
Satpol PP tidak memberikan sanksi tindak pidana ringan (tipiring), karena tidak tercantum dalam Perwa.
Namun, tindakan lanjutan akan diambil jika pelanggaran dilakukan berulang.
“Untuk pelanggaran pertama, kami hanya beri imbauan, edukasi, dan langsung suruh pulang. Tapi kalau terjaring lagi, kami libatkan sekolahnya agar ada pembinaan lebih serius,” tegasnya.
Baca Juga: Satpol PP Pontianak Amankan 54 Anak Langgar Jam Malam, Wali Kota Tekankan Peran Orang Tua
Operasi ini dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur kecamatan, kelurahan, TNI, dan Polri.
Camat dan lurah di masing-masing wilayah turut aktif menyosialisasikan aturan jam malam kepada masyarakat, khususnya kepada orang tua dan pelajar.
Penguatan aturan jam malam melalui Perwa ini merupakan respons atas keresahan masyarakat terhadap tren negatif yang melibatkan remaja, terutama tawuran bersajam yang terjadi di sejumlah lokasi di Kota Pontianak.
Pemerintah daerah berharap penertiban yang konsisten dan pendekatan yang mendidik dapat menekan angka kenakalan remaja serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
Satpol PP Pontianak juga mengimbau para orang tua untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari.
Masyarakat pun diminta segera melapor jika menemukan adanya aktivitas remaja yang mencurigakan di lingkungan sekitar.
Tag
Berita Terkait
-
Satpol PP Pontianak Amankan 54 Anak Langgar Jam Malam, Wali Kota Tekankan Peran Orang Tua
-
Satpol PP Pontianak Jaring 43 Anak dalam Razia Jam Malam
-
Pemkot Pontianak Berlakukan Jam Malam Anak untuk Cegah Kriminalitas, Ini Aturan yang Berlaku!
-
Pemkot Pontianak Hadirkan Pasar Murah Jelang Idul Adha, Cek Jadwal dan Lokasinya di Sini!
-
SPMB 2025 Kota Pontianak, Ini Daftar Sekolah yang Buka Jalur Domisili untuk Siswa Luar Kota
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Volume Transaksi Capai Rp4.166 Triliun hingga Juni 2026
-
BRI Perkuat Ekonomi Daerah Lewat Transformasi BRILink Agen
-
Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal
-
Karhutla Ganggu Kualitas Udara, 934 Kasus ISPA Tercatat di Kayong Utara
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM