alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger Air Parit Warna Merah di Sungai Jawi Pontianak, Warga Resah

Husna Rahmayunita Jum'at, 07 Mei 2021 | 07:35 WIB

Geger Air Parit Warna Merah di Sungai Jawi Pontianak, Warga Resah
Air parit warna merah di Jalan dr Wahidin Sudirohusodo, Pontianak, Kalimantan Barat. (Antara/Indra Budi Santoso)

Air di sepanjang parit Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Sungai Jawi, mendadak berwarna merah mirip darah.

SuaraKalbar.id - Warga Kota Pontianak, Kalimantan Barat digegerkan dengan penampakan air parit warna merah baru-baru ini.

Air di sepanjang parit Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Sungai Jawi, Kecamatan Pontianak Kota mendadak berwarna merah mirip darah, beda dari biasanya.

Adapun penyebab air parit warna merah masih misterius. Dugaan sementara karena pencemaran lingkungan.

Wagirun selaku ketua RT setempat, mengatakan warga sempat cemas atas kasus pencemaran air tersebut.

Baca Juga: Pemkot Izinkan Salat Idul Fitri di Lapangan dan Masjid

"Kami khawatir atas kejadian ini dan semoga Pemkot Pontianak bisa secepatnya mengetahui apa penyebab hingga air di parit ini menjadi berwarna merah sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya Kamis (6/5/2021) seperti dikutip dari Antara.

Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pontianak, Saptiko menuturkan pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan.

Tim sudah mengambil sampel air yang tercemar tersebut untuk diujikan di laboratorium DLH Kota Pontianak dengan acuan baku mutu air permukaan.

"Kami sudah menurunkan tim hari ini untuk melakukan penelusuran terkait kasus pencemaran air di parit kawasan Jalan Wahidin Sudirohusodo," ujarnya

Namun hingga kekinian, pihaknya belum menemukan penyebab pencemaran air hingga kekinian. Pun apabila sudah mengetahui pelakunya, pihaknya akan mengambil tindakan tegas.

Baca Juga: Warga Pontianak Boleh Sholat Idul Fitri di Masjid, Yang Sakit Jangan Sholat

"Apabila memang ada indikasi pencemaran oleh pelaku maka akan kami tindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait