Fakta Viral Polisi Gunakan Bahasa Tionghoa di Singkawang! Wujud Kearifan Lokal hingga Punya Darah Campuran Tionghoa

"Sebenarnya sosialisasi yang kami lakukan dengan menggunakan kearifan lokal"

Bella
Jum'at, 14 Januari 2022 | 10:16 WIB
Fakta Viral Polisi Gunakan Bahasa Tionghoa di Singkawang! Wujud Kearifan Lokal hingga Punya Darah Campuran Tionghoa
Personel Polres Singkawang lakukan penyuluhan dan sosialisasi kamtibmas/istimewa

SuaraKalbar.id - Warganet sempat dihebohkan beredarnya video personel Polres Singkawang, yang menggunakan bahasa Tionghoa ( Hakka) saat menyampaikan sosialisasi program vaksinasi COVID-19 di Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Dirmanto, kemudian memberikan penjelasan terkait video yang memdapat beragam tanggapan dari masyarakat itu.

"Sebenarnya sosialisasi yang kami lakukan dengan menggunakan kearifan lokal tidak hanya saat sosialisasi vaksinasi COVID-19, seperti yang viral di media sosial di Kota Singkawang dengan menggunakan bahasa Tionghoa," kata Dirmanto, mengutip Antara, Kamis  (13/1/2022).

Wujud Kearifa Lokal

Baca Juga:Nonton Film Horor Malah Vibes Lebaran, Outfit Penonton Makmum 2 Ini Bikin Salah Fokus

Warga Tionghoa menyajikan beragam menu buka puasa gratis untuk umat muslim ditengah guyuran hujan deras di Wihara Dharma Bakti alias Klenteng Kim Tek Ie, Jakarta, Kamis (8/5). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Warga Tionghoa menyajikan beragam menu buka puasa gratis untuk umat muslim ditengah guyuran hujan deras di Wihara Dharma Bakti alias Klenteng Kim Tek Ie, Jakarta, Kamis (8/5). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Menurut Dirmanto, selama ini Polri dan Polda Kalbar umumnya terus berupaya memberikan berbagai sosialisasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan bahasa yang mudah dimengerti warga atau masyarakat, salah satunya menggunakan bahasa Tionghoa yang dilakukan oleh seorang anggota Polwan Polres Singkawang.

"Sehingga tidak menutup kemungkinan anggota kami menggunakan bahasa kearifan lokal lainnya, seperti bahasa Melayu, Dayak, Tionghoa dan bahasa daerah lainnya dalam mensosialisasikan Kamtibmas dan termasuk sosialisasi vaksinasi COVID-19 pada masyarakat," ungkapnya.

Hal itu dilakukan, semata agar masyarakat mudah dalam memahami yang informasikan, termasuk imbauan agar masyarakat ikut mensukseskan program sosialisasi COVID-19 dalam menciptakan kekebalan komunal atau herd immunity.

Penyuluhan Dilakukan Pekan Lalu

Cek fakta Polres Singkawang berbahasa Mandarin (kominfo.go.id)
Cek fakta Polres Singkawang berbahasa Mandarin (kominfo.go.id)

Sebelumnya, dijelaskan Kasat Binmas Polres Singkawang Iptu Supiyanto, dirinya bersama anggota dengan menggunakan Mobil Penyuluhan Binmas melaksanakan penyuluhan keliling, pada Selasa ( 04/01/2022) lalu.

Baca Juga:Hadfana Firdaus, Pelaku Tendang Sesajen Semeru Tertangkap di Bantul

Kegiatan penyuluhan itu dilaksanakan di dua lokasi di Kota Singkawang, yakni di Komplek Pasar Turi, Jalan Sama–sama, Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat serta di Jalan Sempalit Kelurahan Sijangkung Kecamatan Singkawang Selatan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini