facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pengakuan Pilu ME yang Terpaksa Membuang Darah Dagingnya di Sungai Jelai, Lantaran Sang Pacar Lari dari Tanggung Jawab

Chandra Iswinarno Rabu, 23 Februari 2022 | 20:36 WIB

Pengakuan Pilu ME yang Terpaksa Membuang Darah Dagingnya di Sungai Jelai, Lantaran Sang Pacar Lari dari Tanggung Jawab
Tersangka pelaku pembuang jasad bayi darah dagingnya sendiri di Sungai Jelai, Kabupaten Ketapang. [Insidepontianak/Ist]

Kasus penemuan jasad bayi yang dibuang di tepian Sungai Jelai Desa Periangan Kecamatan Jelai Hulu Kabupaten Ketapang akhirnya terungkap.

SuaraKalbar.id - Kasus penemuan jasad bayi yang dibuang di tepian Sungai Jelai Desa Periangan Kecamatan Jelai Hulu Kabupaten Ketapang akhirnya terungkap. Pelaku pembuangan yang tak lain adalah ibu kandung bayi tersebut berinisial ME ditangkap aparat kepolisian setempat.

ME yang masih berusia 20 tahun hanya bisa pasrah dengan perbuatan yang dilakukannya terhadap darah daging sendiri. Untuk diketahui, Bayi ME ditemukan sudah tewas di tepian sungai oleh warga sekitar membuat heboh masyarakat setempat. Kurang dari 24 jam, setelah temuan jasad bayi tersebut, kepolisian berhasil mengamankan ME.

Saat dihadirkan di Mapolres ketapang, ME mengungkapkan, jika dirinya terpaksa melakukan tindakan tak terpuji itu. Kepada petugas, ia mengaku tak mampu menanggung malu, lantaran telah hamil dan melahirkan sebelum menikah.

“Saya malu karena hamil dan melahirkan diluar nikah,” terang ME dengan nada lirih seperti dikutip Insidepontianak.com-jaringan Suara.com pada Rabu (23/2/2022).

Baca Juga: Membuang Bayi yang Baru Dilahirkannya ke Sungai, Seorang Ibu di Ketapang Ditangkap Polisi

Ia mengaku dihinggapi kepanikan setelah melahirkan darah dagingnya itu di kamar mandi rumah sang majikan. Lantaran itu, ia kemudian nekat membuang bayinya yang masih merah tersebut dalam keadaan hidup di sungai.

“Saat itu masih subuh, tidak ada satu orang pun yang melihat saya. Sambil menangis, saya sempat lihat anak saya tenggelam, posisi sungai ada di depan rumah majikan saya,” tuturnya.

Kemudian, lantaran tak ingin dicurigai sang majikan, ia kembali ke rumah majikan dan melakukan aktivitas rumah tangga seperti biasa.

“Saya langsung nyapu, bersih-bersih dan memasak,” katanya.

Dia juga mengungkapkan, mengenal sang pacar yang kini lari dari tanggung jawabnya tersebut lewat media sosial. Dari pengakuan ME, sang pacar diketahui merupakan warga desa tetangga. Pun kemudian, hubungan mereka berlanjut mulai Februari 2021 silam. Semenjak memadu kasih itu, beberapa kali ME mengakui melakukan hubungan badan.

Baca Juga: Heboh Penemuan Jasad Bayi Dalam Ember di Ketapang, Polisi Tangkap MG yang Diduga Membuangnya Usai Melahirkan di WC

“Saat saya tahu hamil saya sudah kasih tau pacar saya. Dia bilang tak usah panik, dia akan bertanggung jawab,” ujarnya nenirukan perkataan sang pacar.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait