Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Singkawang Resmi Jadi Cagar Budaya

Gereja Ayam Jago di Singkawang resmi jadi cagar budaya. Usia 98 tahun, arsitektur unik, dan nilai sejarah agama Katolik jadi alasan penetapannya.

Bella
Kamis, 19 Desember 2024 | 15:47 WIB
Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Singkawang Resmi Jadi Cagar Budaya
Gereja Katolik St Fransiskus Asisi Singkawang. (ANTARA/Narwati)

SuaraKalbar.id - Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi, yang dikenal juga sebagai Gereja Ayam Jago, di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, resmi ditetapkan sebagai cagar budaya. Penetapan ini menambah daftar cagar budaya yang ada di Kota Singkawang.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Singkawang, Filicity, mengonfirmasi hal tersebut. "Benar, Gereja Katolik St Fransiskus Asisi Singkawang telah ditetapkan sebagai cagar budaya, sehingga gereja ini sudah mempunyai legalitas hukum sesuai dengan UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya," ungkap Filicity pada Rabu (1/8).

Penetapan ini dilatarbelakangi oleh usia gereja yang sudah mencapai 98 tahun dan belum pernah mengalami pemugaran. Sebelumnya, gereja ini termasuk dalam kategori Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) dan telah terdaftar di Registrasi Nasional Dapobud dengan nomor 400.6.2/311/DN-01.BUD tahun 2024. Kini, status gereja tersebut resmi ditingkatkan menjadi Cagar Budaya (CB).

Gereja Katolik St Fransiskus Asisi memiliki beberapa aspek penting yang mendukung penetapannya sebagai cagar budaya. Pertama, nilai sejarahnya yang mencerminkan perkembangan agama Katolik di Kota Singkawang sejak masa kolonial. Gereja ini merupakan salah satu simbol sejarah persebaran misi Katolik di Kalimantan Barat.

Baca Juga:Warga Singkawang Diimbau Tetap Waspada Banjir Susulan

Kedua, usia bangunan yang sudah hampir mencapai satu abad menjadi pertimbangan utama dalam penetapannya sebagai cagar budaya. Ketiga, arsitektur bersejarah gereja yang unik, mencerminkan gaya bangunan kolonial yang bercampur dengan unsur lokal, menambah nilai penting sebagai warisan budaya yang patut dilestarikan.

Keempat, peran sosial dan budaya gereja ini dalam kehidupan masyarakat Singkawang. Selain sebagai tempat ibadah, gereja ini memiliki peran penting dalam mempromosikan keberagaman budaya dan religius di kota tersebut. Kelima, keaslian dan kelestarian bangunan yang masih terjaga, menunjukkan betapa berharganya gereja ini sebagai peninggalan masa lalu.

Keenam, nilai spiritualitas yang tinggi bagi umat Katolik di Singkawang dan sekitarnya menambah alasan kuat untuk menetapkan gereja ini sebagai cagar budaya. Keberadaan gereja ini tidak hanya memiliki nilai budaya dan sejarah, tetapi juga nilai spiritual yang mendalam.

Dengan penetapan ini, Gereja Katolik Santo Fransiskus Asisi Singkawang semakin mendapat perhatian dalam upaya pelestarian warisan budaya, menambah jumlah cagar budaya di Kota Singkawang dan memperkaya sejarah serta budaya lokal.

Baca Juga:Banjir Kepung 4 Kecamatan di Singkawang, Warga Tak Bisa Berdagang!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak