Komitmen Polisi Ungkap Kasus Tewasnya RF Secara Transparan
AKP Deddi Sitepu menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara profesional dan transparan.
Proses autopsi dan ekskavasi makam merupakan bagian dari komitmen Polres Singkawang untuk mengungkap fakta dan memberikan keadilan kepada korban dan keluarga.
“Ini adalah bentuk nyata upaya kami dalam penegakan hukum terhadap kasus kekerasan terhadap anak. Setiap prosedur kami jalankan sesuai aturan, dengan tetap menjaga martabat korban dan keluarga,” tegas Deddi.
Ia juga memastikan bahwa hasil autopsi akan menjadi bukti penting dalam proses penyelidikan dan pembuktian hukum.
Dokumentasi lengkap turut dilakukan sebagai bagian dari administrasi hukum dan pelengkap penyidikan lanjutan.
Masyarakat Diminta Percayakan Proses Hukum
Kuasa hukum keluarga berharap penyidikan berjalan tuntas dan pelaku dihukum setimpal.
"Kami akan terus mengawal kasus ini dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian. Tapi kami juga berharap kasus ini tidak berhenti di permukaan saja," ujar Charlie.
Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih menunggu hasil laboratorium dari sampel organ korban untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah.
Pihak kepolisian pun terus memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti tambahan guna memperkuat proses penyelidikan terhadap misteri kematian RF.
Baca Juga: Ketapang Dilanda Banjir! 12 Desa Lumpuh, Ketinggian Air Capai 2 Meter
Berita Terkait
-
Ketapang Dilanda Banjir! 12 Desa Lumpuh, Ketinggian Air Capai 2 Meter
-
Berminat Kerja di Luar Negeri? Ternyata Ada 1,4 Juta Lowongan Kerja Belum Terisi
-
Bejat! Nenek Lumpuh di Ketapang Dicabuli Cucu Kandung
-
Perempuan Muda di Ketapang Dianiaya Mantan Kekasih, Direkam dalam Keadaan Tanpa Busana
-
SPMB Kalbar 2025 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Prosedur Lengkap Pendaftaran SMA dan SMK
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat