3. Dimakamkan tanpa identitas

Usai mendapatkan perhatian publik, beberapa rekan korban akhirnya turut berani bersuara, salah satunya oleh akun Instagram @brigitamina yang mengaku sebagai kerabat sekampung asal kelahiran korban yang berada di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Pada sejumlah unggahan yang dibagikan, terlihat Brigita Mina dengan gencar mengunggah sejumlah informasi demi mendapatkan keadilan untuk Yesa, salah satunya soal makam korban yang ternyata hanya tertancap kayu salib tanpa identitas.
"Udahlah pas pemakamannya tidak mau menunggu kehadiran keluarga kandungnya datang, perihal identitas di makamnya pun sepertinya dianggap tidak begitu penting sama keluarga angkatnya ini," tambah akun tersebut.
Bahkan disebutkan pula orang-orang yang memakamkan Yesa merupakan orang asing yang sama sekali tak dikenal. Akun tersebut terlihat cukup marah karena menilai hal tersebut tak masuk akal.
4. Usai viral, warga dan aparat bongkar makam Yesa untuk otopsi
![Warga Sandai, Ketapang, Kalimantan Barat gelar aksi 1.000 lilin di lapangan Paroki Santo Gabriel Sandai, Senin (27/11/2023) malam. [SUARAKALBAR.CO.ID/HO-Suaraketapang]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/11/30/58630-warga-ketapang-serentak-gelar-aksi-1000-lilin-untuk-yesa.jpg)
Kasus tersebut lantas menarik banyak perhatian publik tak terkecuali oleh masyarakat Sandai dan kepolisian. Menanggapi kasus tersebut, pihak kepolisian diketahui bergegas membongkar makam bocah tersebut demi lakukan otopsi usai dilakukan ritual adat.
Dalam unggahan yang dibagikan oleh akun Instagram @pontianak_infomedia, terlihat jepretan layar yang menangkap aksi ritual adat yang dilakukan oleh masyarakat sekitar sebelum dilakukannya pembongkaran pada Senin (28/11/23) pagi.
5. Sebelum meninggal, Yesa sempat tidak masuk sekolah selama 3 minggu
Baca Juga:Perlakuan Kejam Ibu Angkat, Kepala Yesa Ditenggelamkan di Parit hingga Tewas
Dalam salah satu unggahan yang dibagikan oleh akun Instagram @brigitamina, dirinya turut mengunggah pernyataan seorang netizen yang menyebutkan bahwa sebelum meninggal dunia, Yesa ternyata sempat tak masuk sekolah selama 3 minggu.