Pulau Gelam Ditambang, Penyu Ikut Terancam Menghilang

Habis sudah,

Bella
Senin, 12 Februari 2024 | 19:12 WIB
Pulau Gelam Ditambang, Penyu Ikut Terancam Menghilang
Penampakan Pulau Gelam. (Tim Liputan Investigasi)

Ini sesuai PERMEN KP Nomor 47 Tahun 2016 Tentang Pemanfaatan Kawasan Konservasi Perairan, zona inti adalah bagian Kawasan Konservasi Perairan yang letak, kondisi dan potensi alamnya merupakan daerah pemijahan, pengasuhan, dan/atau alur ruaya ikan.

Penyu adalah mahluk sensitif. Sebagaimana diungkap Dwi Suprapti dari Indonesia Aquatic Megafauna - Flying Vet (IAM Flying Vet). Penyu memiliki tingkat sensifitas tinggi, terutama terhadap aktivitas manusia yang dianggap mengganggu.

Sekecil apapun gangguan bisa membuat mereka enggan ke darat. Bahkan jika itu gerakan bara rokok yang tersulut di kejauhan.

Perilaku sensitif penyu ini akan jauh terasa saat hendak naik ke darat untuk bertelur. Biasanya mereka ‘memantau’dengan menyumbulkan kepala kecilnya itu ke permukaan air hanya untuk melihat apakah aman atau tidak saat naik ke darat. Tindakan itu dilakukan berkali-kali hingga memastikan area tempat bertelur tidak memiliki gangguan.

Baca Juga:Pulau Gelam Terancam, Dugong Bernasib Kelam

“Jika ada ada aktivitas manusia, tidak bakalan penyu hijau ke darat. Mereka tidak mau, bahkan jika pun terpaksa bertelur mereka akan bertelur di air ketimbang harus ke area yang banyak aktivitasnya,” terangnya.

Ada banyak jenis penyu di Indonesia. Ada Penyu hijau (Chelonia mydas), Penyu sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu lekang (Lepidochelys olivacea), Penyu belimbing (Dermochelys coriacea), Penyu pipih (Natator depressus) dan Penyu tempayan (Caretta caretta). Semua jenis penyu ini dilindungi.

Dari enam jenis penyu ini, dua diantaranya memilih hidup di perairan Pulau Gelam dan pulau kecil lainnya di perairan Kendawangan, Ketapang. Terbanyak penyu hijau.

Penyu hijau biasanya ditemukan di sepanjang pantai pulau kecil di Kalbar. Termasuk di Pulau Gelam dan sejumlah pulau kecil di sekitarnya. Penyu hijau ini hampir bisa ditemukan di seluruh perairan Indonesia, diantaranya pesisir bagian barat Indonesia seperti Aceh, Sumatra Barat, Kepulauan Riau dan Bangka Belitung.

Penyu hijau juga bisa ditemukan di perairan Tengah Indonesia seperti Kepulauan Seribu, Jawa Barat, Karimun Jawa, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur. Begitu juga di kawasan timur seperti Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku dan Papua.

Baca Juga:Praktik Pasir Kuarsa Rempang di Pulau Kalimantan

Mereka dikenal mahluk yang mudah beradaptasi dan tidak sulit mencari makan. Cukup ada daun atau tumbuhan, mereka akan bertahan di lingkungan itu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini